Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2010

Kegilaan Facebook


Suatu ketika temanku bilang dengan amat bangga karna dia udah punya banyak teman di efbe, katanya sih orang lain yang pada nge add dia... hatinya makin dipenuhi semacam kesombongan mungkin karena temannya itu telah mencapai lebih dari seribu. jujur aja akupun takjub dengan prestasi yang udah dibuatnya itu, gilee aja, gw aja yang udah melanglang buana di dunia maya sejak taun 2008 cuma punya seratus teman, masa dia yang baru kemarin sore udah punya seribu lebih... agak ngiri juga sih, tapi ga ada gunanya ngiri dengan hal begituan.
Hebatnya temanku ini, di bikin tuh efbe dengan sebuah tujuan... "dakwah" katanya, berdakwah lewat efbe katanya lebih mudah ketimbang berdakwah dikampung-kampung yang harus pake podium atau di mesjid-mesjid dan selalu bikin boring, tapi dengan efbe, bisa lewat tautan, catatan, video atau apalah yang kiranya orang mau liat, yang jelas itu bagian dari cara dakwah, katanya!!!!!
Alhasil.. hari-harinya gak pernah dilewatkan tanpa efbe, lagunya 'online' ala saykoji kayaknya cucok banget buat beliau, tiada hari tanpa efbe, seharin nongkoring efbe demi membalas komentar yang berataburan dan bales pesan-pesan yang masuk ke inbox yangkatanya lumayan bikin pusing juga. kalo dipikir-pikir, kayaknya ini penyakit yang udah akut, cara dia berdakwah lewat efbe emang ga bisa disalahkan, tapi bagaimana dia memperlakukan efbe sungguh sangat keterlaluan... parahnya, ia hampir saja meminum minuman yang dipenuhi semut gara-gara matanya terus tertuju kelayar komputer demi sebongkah efbe. parah!
Buat teman-temanku, hati-hati aja yaa... jangan sampai penyakit ini juga menjangkiti kalian, niat yang tadinya disebut ibadah bisa aja jadi ga ada artinya alias ga berfahala kalau salah langkahnya...
bukan bermaksud menasehati, cuma ingin berbagi cerita...

Jumat, 01 Januari 2010

Bakar Jagung


Kala itu ditanggal 31 Desember 2009 setiap orang mulai bertanya kepada saya, "ada acara kemana nich?", "gimana nich taun baruan?" saya yang sangat anti dengan acara hura-hura di tahun baru sangat jengkel sekali dengan pertanyaan-pertanyaan semacam itu, tapi untunglah ada seorang teman yang mengirimkan sebuah link situs tentang 10 kerusakan dalam perayaan tahun baru masehi spontan ketika ada orang yang bertanya tentang hal itu maka saya langsung kirimkan link artikel tersebut, ada perasaan puas ketika mengirimkan artikel tersebut berharap orang yang saya kirimi mau membaca dan mau berfikir sehingga tidak terjerumus dalam perayaan tahun baru yang biasa terjadi setiap tahunnya.
diantara sepuluh kerusakan itu ialah berikut kutipannya

***

Kerusakan Keenam: Begadang Tanpa Ada Hajat

Begadang tanpa ada kepentingan yang syar’i dibenci oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Termasuk di sini adalah menunggu detik-detik pergantian tahun yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”[15]

Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!”[16] Apalagi dengan begadang, ini sampai melalaikan dari sesuatu yang lebih wajib (yaitu shalat Shubuh)?!"

***

Saya baru mengetahui akan adanya hadist ini dan saya berterima kasih sekali kepada Rahmi teman saya yang telah memberikan saya pencerahan, kebiasaan begadang ini memang sering saya lakukan apalagi kalau ada kawan-kawan, kita bisa bercerita tentang segala hal hingga larut malam sampai mata membiu, membaca hadist ini membuat saya bertekad untuk tidak melakukan kebiasaan tersebut, saya akan tidur cepat agar saya bisa tahajud dimalam harinya, alangkah indahnya bila saya bisa melakukan hal yang demikian karna kebiasaan itu sudah lama sekali saya tinggalkan.

Selepas shalat isya, ketika saya hendak merapikan tempat tidur tiba-tiba seorang kawan datang, ah alamat buruk nih... sepertinya keinginan saya akan tertunda malam ini, benar saja helaian demi helaian teman-teman saya bermunculan, rupanya mereka hendak mengadakan acara dirumah saya tanpa sepengetahuan saya, mereka tidak bermaksud merayakan tahun baruan, mereka hanya ingin bakar-bakar jagung selagi banyak orang yang menjual jagung dijalan-jalan, setidaknya itulah yang mereka katakan sebagai pembelaan atas diri mereka yang mengaku sebagai orang yang anti taun baruan....