Kamis, 21 Januari 2010

Ini Semua Tentang Mimpi


Suatu ketika dimalam yang teramat dingin, ketika aku berada sangat jauh dari orang tuaku aku bermimpi.
"aku berada disebuah lapangan yang tidak begitu luas, mungkin hanya seluas lapangan tenis, lapangan itu ditutupi puzzle tembok yang tersusun sangat rapi, ada sekitar 7 orang berkumpul disana. Aku tidak tau apa yang sedang mereka lakukan hanya saja mata mereka tertuju padaku, rupanya saat itu aku sedang menjadi pusat perhatian dan tiba-tiba sepasang sayap muncul dibelakang punggungku, seketika itu langsung mencoba untuk terbang dan perlahan tubuhku mulai terangkat hingga akhirnya aku benar-benar melayang, tinggi.... tinggi... sekali, ketika aku menolehkan mataku ke arah sekumpulan orang itu mereka terlihat begitu takjub hingga beberapa detik kemudian tiba-tiba saja aku terjatuh hingga tubuhku terhempas kelapangan, hanya saja lapangan itu kini berubah menjadi kubangan lumpur yang menjijikan."
"aku miris mendapati diriku yang kotor dibalut lumpur, aku mencoba bangkit kembali dan mencoba untuk terbang dengan sayapku yang kini telah ditutupi lumpur, berkali-kali aku mencoba untuk terbang dan sebanyak itu pula aku terjatuh hingga akhirnya aku terbangun...."
Ada yang aneh dari mimpi ini, mimpi yang menurut sebagian orang hanya sebagai bunga tidur, bagiku seperti sebuah kabar berita. Aku merasakan adanya sebuah informasi yang tersimpan dari mimpi itu, sebuah informasi yang tidak bisa aku terima. Aku mulai menafsirkan mimpi-mimpi itu sebisaku, aku memikirkan setiap kejadian yang ada dimimpi itu hingga pada akhirnya aku berkesimpulan "akan sangat sulit sekali bagiku untuk meraih setiap mimpiku, berulang kali aku mencoba untuk menggapainya maka sebanyak itu pula aku akan terjatuh dan merasa gagal"
Aku tidak tau dari mana aku mendapat kesimpulan seperti itu, kesimpulan itu bukan hanya membunuhku tapi juga membuat hidupku tak bermakna, seakan setiap kegagaln senantiasa mengancamku, aku merasa akan ada puluhan kali kegagalan dalam hidupku hingga aku benar-benar lelah dan tak pernah bisa menggapai mimpiku itu. Aku terlarut dalam mimpi buruk itu...
Aku terlarut dalam kesimpulan yang tidak seharusnya aku buat hingga akhirnya aku benar-benar mengalami itu semua dalam kehidupan nyata...

0 komentar:

Posting Komentar